Thursday, 27 February 2014

Sederhana, Hanya dengan Memberi ASI Bisa Tekan Angka Kematian Bayi

Kematian bayi merupakan salah satu isu yang dibicarakan di banyak negara. Padahal angka kematian bayi sebenarnya bisa ditekan dengan cara yang sangat sederhana, yakni dengan memberikan air susu ibu (ASI) kepada bayi.

Menurut data UNICEF, dari 135 juta bayi yang lahir setiap tahun di seluruh dunia, hampir 83 juta bayi tak memperoleh pengusuan yang optimal. Mia Sutanto selaku Ketua Umum Asosiasi ibu Menyusui Indonesia (AIMI) menjelaskan pemberian ASI selama enam bulan enam bulan pertama bayi hingga dilanjutkan selama dua tahun bersama dengan pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) yang cukup gizi menjauhkan angka kematian.

"Makanan yang optimal, mulai IMD, ASI eksklusif, MPASI, dan ASI yang diteruskan selama 2 tahun dapat menurunkan risiko kematian bayi", jelas Mia saat ditemui pada acara yang diselenggarakan oleh Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) dengan tema Pentingnya Berinvestasi pada Proses Ibu Menyusui Bayi, di De Resto - Plaza Festival, Jl HR Rasuna Said Kav. C22, Jakarta, Kamis (27/2/2014).

Tentunya ini menjadi perhatian bagi pemerintah dalam meningkatkan gizi, termasuk mengupayakan dan mendukung para ibu dalam memberikan ASI pada bayinya. Pemerintah, menurutnya, perlu berinvestasi dalam program-program yang mengutamakan kepentingan anak dengan estimasi sebesar US$17,5 miliar. Kegiatan ini bisa dibantu oleh WBCI yang menyediakan 'alat perencanaan finansial' dalam merencanakan dan memprioritaskan langkah-langkah yang efektif.

Angka harapan hidup Indonesia dari tahun 1971 naik, namun mulai melandai pada tahun 2010. Sementara angka kematian bayi dan anak turun cukup baik, namun melandai sejak 2002 sampai 2012. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyebut ada hubungan antara kematian bayi dan tingkat kesehatan. Karena jika angka kematian bayi tinggi, berarti ada masalah pada kesehatan masyarakat yang menyebabkan terkendalanya peningkatan angka harapan hidup.

No comments:

Post a Comment