Membeli rumah bukanlah perkara yang mudah. Pasalnya banyak hal yang harus diteliti sebelum membeli rumah. Namun yang pasti, rumah yang akan dibeli sesuai dengan kebutuhan keluarga. Berikut apa saja yang harus diteliti sebelum membeli rumah, seperti dikutip Okezone dari Buku "Sukses Beli Rumah" yang ditulis oleh Bob Sudiono, JUmat (2/11/2012). 1. Jangan Percaya Begitu Saja Setiap penjual pasti ingin agar rumahnya dinilai mahal. Apalagi agen properti berpengalaman yang mampu meyakinkan pembeli, boleh percaya tapi harus tetap hati-hati. Perhatikan kondisi bangunannya, usia bangunan juga penting. Pastikan juga atap bangunan apakah masih kokoh. Pastikan pula tidak ada rayap di rumah tersebut, karena sekali ada sarang rayap, maka akan rayap akan selamanya di situ. 3. Luas Tanah Apakah luas tanah tersebut cukup bagi kelaurga Anda? Seperti ruang terbuka untuk halaman, garasi, dan sebagainya. Sebab, semakin luas tanahnya, akan semakin nyaman rumah tersebut. Keuntungan lain, kelebihan tanah tersebut bisa dimanfaatkan untuk menambah bangunan misalnya tambah kamar, dan sebagainya. 3. Luas Bangunan Apakah rumah yang akan dibeli memiliki jumlah kamar yangs sesuai dengan jumlah keluarga Anda? Pastikan pula tidak ada biaya tambahan yang harus dikeluarkan untuk renovasi. Yang harus diperhatikan adalah apakah rumah tersebut berada pada posisi tusuk sate. Suka tidak suka dengan feng shui, secara logika rumah tusuk sate memiliki peluang lebih besar untuk terjadi hal-hal yang kurang nyaman. Misal tersorot langsung oleh lampu mobil yang lewat dan sebagainya. 4. Cek dan Ricek Periksalah apakah ada yang bocor, seperti keran, toran air apakah masih layak. KOndisi lampu juga perlu diperhatikan apakah masih menyala dengan baik. Hal penting lain, bagaimana dengan saluran telepon. Pihak penjual biasanya akan rela membetulkan apa saja untuk memperbaiki rumah tersebut sebelum di lepas ke pasar. 5. Interior Apakah rumah tersebut benar-benar siap huni? Sehingga nantinya tidak akan ada lagi biaya tambahan serta waktu yang untuk mengecat ulang, dekorasi kembali, atau mengganti keramik yang membutuhkan biaya yang lumayan menguras kantong. (nia) (rhs)
Published with Blogger-droid v2.0.9
No comments:
Post a Comment